“Gambar-gambar Menteri Israel Ben Gvir tidak dapat diterima. Tidak dapat diterima bahwa para pengunjuk rasa ini, termasuk banyak warga negara Italia, diperlakukan dengan cara yang melanggar martabat manusia mereka,” ujar Giorgia Meloni dalam sebuah pernyataan di X.
Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noël Barrot juga mengecam tindakan Ben-Gvir dan mendesak pembebasan warga Prancis sesegera mungkin.
Kanada, Belanda, Spanyol, Irlandia, dan Portugal turut menyatakan kecaman serupa, dengan menyebut perlakuan terhadap aktivis “sangat mengkhawatirkan” dan “melanggar martabat manusia”.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung menyatakan keprihatinan mendalam karena warganya juga termasuk di antara yang ditahan. Ia mempertanyakan dasar hukum penangkapan kapal negara ketiga di perairan internasional.
“Apa dasar hukumnya? Apakah itu perairan teritorial Israel?” ungkap Lee.
“Apakah itu tanah Israel? Jika terjadi konflik, dapatkah mereka menyita dan menahan kapal negara ketiga?” tambahnya. (far)
