Perempuan yang akrab disapa Novi itu menjelaskan, dia bersama temannya sempat digiring oleh pelaku untuk ambil uang tersimpan dibrangkas.
Dibawah ancaman senjata api dan golok, dia bersama temannya yang cemas dan ketakutan menyerahkan uang puluhan juta hasil penjualan beberapa hari terakhir kepada komplotan pelaku.
Tak ayal, para pelaku meminta kepada pegawai itu untuk mengeluarkan lagi uang yang disimpan di tempat lain.
“Terus saya bilang sudah enggak ada lagi, saya suruh ambil aja sendiri,” ujarnya.
Kemudian, para pegawai ritel yakni Novi dan temannya sempat digiring dan dikunci di dalam gudang oleh pelaku. Setelah itu, kawanan pelaku kabur membawa hasil rampokannya itu.
Selang beberapa menit kemudian, rekan dari korban Novi berupaya mendobrak pintu gudang tersebut agar bisa keluar.
“Kalau total semua (uang yang diambil) sekira Rp20 juta lebih bang. Pas kedobrak itu sudah sepi, dua orang pelaku itu sudah enggak ada,” tukasnya.
Sementara, kasus perampokan ini sudah dilaporkan ke Mapolsek Duren Sawit untuk dilakukan penyelidikan dan berharap komplotan pelaku dapat segera ditangkap. (Joesvicar Iqbal)
