“Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan menjadi kunci dalam menghadirkan solusi digital yang relevan dan berdampak. Melalui PIJAR, kami berkomitmen mendukung kesiapan siswa menghadapi asesmen secara lebih terukur dan berkelanjutan,” ujar Faizal.

Dalam implementasinya, Dinas Pendidikan memegang peran strategis sebagai penghubung antara kebijakan pusat dan pelaksanaan di daerah, mulai dari sosialisasi, kesiapan infrastruktur, hingga memastikan asesmen berjalan sesuai standar. Selain itu, hasil TKA juga dimanfaatkan sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan pendidikan daerah yang lebih tepat sasaran.
Menjawab kebutuhan tersebut, PIJAR menghadirkan solusi try out berbasis digital yang terintegrasi, memungkinkan pelaksanaan ujian yang lebih efisien, adaptif, dan relevan dengan perkembangan teknologi. Sistem ini tidak hanya menggantikan metode konvensional, tetapi juga menghadirkan pengalaman ujian yang lebih modern bagi siswa.
