Ia juga mengingatkan seluruh prajurit agar mematuhi aturan, menjaga disiplin, dan tidak lengah selama bertugas di daerah operasi. Setiap tindakan prajurit, tegasnya, akan berdampak langsung terhadap keselamatan personel dan nama baik Indonesia.
“Jangan sekali-kali lengah. Ketidakpatuhan bukan hanya berdampak pada keselamatan, tetapi juga pada nama baik bangsa. Beban itu ada di pundak kalian,” tegasnya.
Menutup arahannya, Menko Polkam meminta seluruh prajurit memahami tujuan pengabdian dalam menjalankan tugas negara. Menurutnya, pengorbanan prajurit harus selalu diarahkan untuk kepentingan bangsa dan kehormatan Indonesia.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan bahwa Rakor Misi Pemeliharaan Perdamaian penting untuk memperkuat koordinasi di tengah dinamika geopolitik dan meningkatnya risiko di daerah penugasan. Menurutnya, rakor tersebut tidak boleh dipandang sebagai rutinitas semata.
“Kemenlu akan terus melaksanakan koordinasi dan kerja sama untuk meningkatkan misi perdamaian sebagai bagian dari amanat konstitusi dan reputasi negara,” kata Menlu Sugiono.
