Pihak sekolah juga memastikan tidak akan ikut serta apabila lomba diputuskan untuk diulang, sebagaimana sempat disampaikan pihak MPR.
“SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan lomba LCC yang diulang,” katanya.
Dia memanbahkan, keberatan yang diajukan sebelumnya bukan bentuk serangan terhadap kredibilitas penyelenggara maupun pihak tertentu. Fokus utama sekolah adalah memastikan transparansi tanpa menjatuhkan nama baik lembaga mana pun.
“Langkah yang dilakukan bukan merupakan upaya untuk menyerang ataupun menjatuhkan kredibilitas lembaga, penyelenggara lomba, maupun individu tertentu,” ungkapnya.
“SMAN 1 Pontianak memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi, serta mengajak semua pihak untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan semangat kebersamaan,” imbuhnya.
Pihak sekolah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali menjaga iklim pendidikan agar tetap kondusif, dan aman dan nyaman bagi semua perseta didik.
“Sampai jumpa di LCC 4 Pilar 2027,” katanya. (far)
