Pada pelaksanaan tahun kedua ini, peserta terpilih akan mengikuti CORE 1.0 yang dijadwalkan berlangsung pada 20-25 Juni 2026 mendatang. Tahapan tersebut menjadi fase awal pembelajaran dengan materi yang berfokus pada ekosistem sepak bola modern, pengembangan profesionalisme, serta pemahaman industri olahraga secara menyeluruh.
Selain itu, peserta juga akan memperoleh kesempatan belajar langsung dari para praktisi dan panelis berpengalaman di level nasional maupun internasional, termasuk perwakilan dari Asian Football Confederation dan FIFA.
Program beasiswa penuh ini terbuka bagi Warga Negara Indonesia berusia di bawah 40 tahun per Desember 2026 dan telah menyelesaikan pendidikan minimal sarjana (S1).
Kandidat peserta juga diharapkan memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik, sementara sertifikat IELTS atau TOEFL akan menjadi nilai tambah dalam proses seleksi. Memiliki pengalaman minimal satu tahun di bidang olahraga maupun bisnis juga menjadi salah satu aspek yang diprioritaskan.
Dalam proses pendaftaran, pelamar diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen pendukung, antara lain curriculum vitae (CV), video perkenalan diri, esai sebanyak 400-500 kata, portofolio, serta sertifikat pendukung lainnya.
