“Kami ingin memastikan kebahagiaan hari raya ini mengalir langsung ke desa-desa penyangga, masyarakat adat, serta para pekerja di garis depan perkebunan kita. Kebersamaan ini adalah fondasi kekuatan kami untuk terus bertumbuh,” tuturnya.
Sejalan dengan semangat kebersamaan, seluruh proses penyembelihan dan penyaluran daging kurban di lapangan dilakukan dengan melibatkan panitia internal, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat. Langkah kolaboratif ini diambil agar rantai distribusi berjalan lancar dan bantuan dapat menyasar warga yang benar-benar membutuhkan secara tepat serta efektif.
Dari sisi teknis, Sekretaris Perusahaan PTPN I (Persero) Aris Handoyo mengatakan, seluruh hewan kurban yang akan disembelih wajib diperiksa Kesehatan dan kelayakannya. Standar kelayakan ini dijaga ketat demi menghormati nilai ibadah itu sendiri dan memastikan keamanan pangan bagi para penerima manfaat.
“Semua hewan kurban, baik sapi maupun kambing diperiksa dengan seksama kesehatannya oleh dinas terkait. Hal ini untuk memastikan daging yang dikonsumsi masyarakat aman, sehat, dan higienis,” kata Aris.
