Pada Asian Games Hangzhou 2022 (yang digelar tahun 2023), Tharisa gagal mempersembahkan medali. Kini, dia bertekad untuk bisa meraih medali pada penampilan keduanya. “Saya sudah melihat peta kekuatan lawan. Dan, saya akan menjalani persiapan lebih baik lagi agar bisa mempersembahkan medali di Nagoya nanti,” tegasnya.
Sebelumnya, Sekjen Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Ngatino mengatakan, tampilnya tiga atlet sanda Indonesia di World Cup 2026 menjadi bukti bahwa pembinaan wushu di Tanah Air berjalan dengan baik. “Ini bukan hanya bukti prestasi atlet sanda Indonesia semakin meningkat tetapi juga mendapat pengakuan IWUF,” katanya.
Tharisa merupakan peraih medali emas SEA Games Thaiand 2025 dan perunggu Kejuaraan Dunia Wusuh Brasil 2025 dan Fereddy Sinaga,peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia Wushu Brasil 2025.
“Tharisa dan Fereddy bisa menjadikan World Cup 2026 sebagai ajang uji coba menjelang Asian Games Nagoya 2026. Jadi, mereka bukan hanya bisa melihat kekuatan lawan tetapi juga menjadi bahan evaluasi bagi PB WI agar bisa dipersiapkan lebih baik lagi saat tampil di Nagoya nanti,” tandasnya. (bam)
