Lebih lanjut, VIDA menyadari bahwa memerangi penipuan digital yang terus berevolusi tidak bisa dilakukan sendirian.
Kisah-kisah yang dihadirkan dalam Faces of Fraud menjadi pengingat bahwa di balik setiap kasus terdapat dampak nyata terhadap kehidupan seseorang. VIDA hadir tidak hanya sebagai penyedia teknologi, tetapi juga sebagai mitra bagi masyarakat, dan pelaku usaha dalam membangun ekosistem digital lebih aman dan tepercaya.
Whitepaper VIDA bertajuk SEA Digital Identity Fraud Outlook mengungkapkan bahwa fraud modern kini berkembang semakin terorganisasi dengan menggabungkan berbagai metode serangan dalam satu rangkaian yang terencana.
Selama kesadaran publik masih rendah dan ekosistem belum bergerak secara kolektif, korban akan terus bertambah. Karena itu, dibutuhkan sinergi nyata regulasi yang kuat, komitmen pelaku usaha untuk mengadopsi perlindungan berlapis, dan masyarakat yang semakin kritis terhadap setiap interaksi digital mereka.
“Kami tidak ingin korban terus bertambah. Faces of Fraud adalah cara kami berkata: kita semua punya peran dalam memutus rantai ini,” pungkas Niki. (Joesvicar Iqbal)
