Menurut Neneng, kondisi tersebut membuat lurah hingga pengurus RW kebingungan saat harus menjelaskan program pemilahan sampah kepada masyarakat.
Ia menegaskan pemerintah tidak cukup hanya menggelar sosialisasi, tetapi juga harus memastikan sarana pendukung tersedia agar program pengelolaan sampah berjalan efektif di tingkat warga.
“Kalau memang mau sosialisasi masif sampai kelurahan, ya harus diberikan fasilitas dan jawaban yang jelas kepada masyarakat,” pungkasnya. (Sofian Ismanto)
