Keputusan mengandalkan pemain lokal juga diyakini akan mempermudah Herdman dalam membangun identitas permainan Timnas Indonesia. Dengan mayoritas pemain berasal dari kompetisi domestik, proses adaptasi terhadap taktik, strategi, dan filosofi permainan tim dapat berjalan lebih efektif dan berkesinambungan.
Tak hanya itu, kebijakan tersebut diharapkan menciptakan persaingan yang semakin sehat di kompetisi nasional. Para pemain lokal akan memiliki motivasi lebih besar untuk tampil konsisten karena peluang memperkuat Timnas Indonesia terbuka lebar.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Herdman dalam membangun kekuatan Timnas Indonesia dari akar rumput. Ia ingin menciptakan generasi pemain lokal yang tangguh dan siap menjadi tulang punggung Garuda, baik untuk menghadapi persaingan di kawasan Asia Tenggara maupun level yang lebih tinggi di masa depan.
Dengan absennya pemain diaspora, AFF Cup 2026 diprediksi menjadi panggung penting bagi bintang-bintang muda Liga Indonesia untuk membuktikan kemampuan mereka sekaligus memperkuat masa depan sepak bola nasional. (bam)
