“Belinya di Indomarco.. harga jualan di bawah Indomaret-Alfa gak sampe 1 semester buyar,” tulis akun @Wf*** dalam kolom komentar.
Komentar lain juga menyinggung harapan masyarakat terhadap keberadaan koperasi desa agar mampu menghadirkan harga kebutuhan pokok yang lebih murah dan memberdayakan produk lokal.
“Semoga kopdes ini bisa menurunkan harga kebutuhan pokok jadi 50%, kalau nggak bisa ya tak ada manfaatnya,” tulis akun @dr***.
Sementara akun @fa*** menilai konsep koperasi tersebut belum terlihat jelas.
“Konsepnya ga jelas. kirain mau buat produk pedesaan yang ada nilai tambah. kayak gini akhirnya cuma jadi kasir jualan retail,” ujarnya.
Namun, tidak sedikit pula netizen yang memberikan pandangan berbeda. Mereka menilai kerja sama dengan distributor besar merupakan hal wajar selama mampu menjaga kestabilan pasokan dan harga barang bagi masyarakat.
“Terserah darimana sumbernya yg penting harga jual lebih murah sama dengan KDKMP yg lain. Bisa jadi itu truk diberdayakan sampai ada job angkut KDKMP utk cari pemasukkan daripada jadi aset diam yg ga menghasilkan,” komentar akun @re***.
