Menindaklanjuti viralnya video tersebut, yang bersangkutan telah dipanggil oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk menjalani pemeriksaan.
“Yang bersangkutan sudah dipanggil Propam Polda untuk dimintai keterangan,” kata Adam.
Polda Kalimantan Selatan juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian tersebut dan memastikan akan menindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.
“Saya selaku Kabid Humas mohon maaf atas kejadian tersebut. Akan kami tindak lanjuti dan semoga tidak terjadi lagi ke depan,” ujarnya.(Vinolla)
