“Kami akan menyisir daerah-daerah lain untuk memastikan ketertiban tetap terjaga, sehingga tidak ada lagi kejadian yang mencoreng ruang publik,” ujarnya.
Selain patroli rutin, Satpol PP juga berencana melakukan sweeping terhadap pelajar yang kedapatan berada di luar sekolah saat jam pelajaran berlangsung.
“Kami akan melakukan sweeping, termasuk menyasar anak sekolah agar mereka tidak bolos dan tidak melakukan hal-hal negatif di tempat terbuka,” jelasnya.
Purwo mengatakan, pengawasan tidak hanya dilakukan melalui patroli lapangan, tetapi juga dengan melibatkan pihak sekolah dan instansi terkait guna memperkuat pengawasan terhadap aktivitas pelajar.
Ia menilai pengaruh media sosial saat ini cukup besar terhadap perilaku remaja sehingga pengawasan dari lingkungan keluarga dan sekolah perlu diperkuat.
Di tengah viralnya video tersebut, Purwo juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan identitas anak yang diduga terlibat dalam rekaman itu.
“Hal yang paling krusial adalah masyarakat jangan sampai menyebarkan identitas anak di bawah umur. Ini menyangkut privasi dan masa depan mereka yang masih panjang,” kata Purwo. (Vinolla)
