Mulai 2026, kendaraan Volkswagen yang dibangun di atas arsitektur elektronik terbaru (CEA) akan dilengkapi dengan AI Agent yang memungkinkan interaksi antara pengguna dan kendaraan secara lebih kompleks. Teknologi ini tidak hanya merespons perintah, tetapi mampu memahami konteks, mengenali kebutuhan pengguna, dan menjalankan berbagai fungsi secara terintegrasi.
Oliver menambahkan bahwa langkah ini menjadi bagian dari perjalanan panjang Volkswagen. “Ini adalah milestone penting dalam upaya kami untuk kembali memimpin di Tiongkok, sekaligus dalam perjalanan menjadi ‘Global Automotive Tech Driver’,” ujarnya.
Melalui kehadirannya di Auto China 2026, Volkswagen Group menunjukkan bahwa arah transformasinya berfokus pada bagaimana teknologi bisa hadir secara lebih dekat, mudah dipahami, dan benar-benar terasa dalam keseharian penggunanya. (bam)
