IPOL.ID – Sebuah helikopter tempur AH-64 Apache milik Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) dilaporkan jatuh di dekat Selat Hormuz, Senin (8/6).
Hingga saat ini, penyebab pasti jatuhnya helikopter belum dapat dipastikan. Otoritas militer masih menyelidiki apakah jatuhnya pesawat akibat tembakan Iran, kerusakan sistem mekanis, atau faktor teknis lainnya.
Dua sumber internal yang mengetahui insiden ini mengonfirmasi bahwa seluruh kru helikopter yang berjumlah dua orang berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup.
Dilansir New York Times,, Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi seluruh awak pesawat dalam kondisi baik, meski ia enggan membeberkan rincian kronologi kejadian.
Di sisi lain, Komando Pusat militer AS masih belum memberikan pernyataan resmi.
Dalam operasi militernya di kawasan tersebut, AS mengerahkan berbagai aset tempur, termasuk helikopter Apache, pesawat tanpa awak MQ-9 Reaper, serta jet tempur F/A-18 dan F-35.
Seluruh kekuatan tersebut digunakan sebagai bagian dari upaya untuk memblokade Iran di Selat Hormuz.
