Dalam proses evakuasi, militer AS untuk pertama kalinya mengerahkan kapal drone guna menyelamatkan awak helikopter yang terjatuh.
Merespons tudingan Washington, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi melalui media sosial memberikan respons bahwa selat tersebut berjarak ribuan mil dari pantai Amerika.
“Kekuatan asing yang berada di dekat wilayah kami berisiko terus-menerus akibat kesalahan manusia mereka sendiri, kecelakaan biasa, atau kemungkinan terjebak dalam baku tembak,” tulis Araghchi.
“Untuk mengurangi risiko, solusi terbaik adalah bagi mereka untuk pergi,” katanya.
Peristiwa terbaru ini menambah tekanan terhadap gencatan senjata yang selama dua bulan terakhir berupaya dipertahankan.
Dalam beberapa hari terakhir, bentrokan kembali terjadi setelah Iran dan Israel saling melancarkan serangan, menandai memburuknya situasi keamanan di kawasan.
Media pemerintah Iran melaporkan sedikitnya dua personel pertahanan udara tewas akibat serangan Israel. (far)
