Menurut Basarah, salah satu terobosan yang patut diapresiasi adalah penyelenggaraan program pendidikan formal bagi warga binaan, mulai dari jenjang SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi melalui kerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan. “Nah, menurut hemat saya, terobosan semacam ini harus menjadi role model bagi lapas-lapas lain di seluruh Indonesia sehingga di tengah berbagai keterbatasan yang belum ada jalan keluarnya tetapi melakukan terobosan untuk mencari jalan keluar yang efektif,” ungkapnya.
Ia menambahkan, hasil temuan dalam kunjungan tersebut akan diusulkan kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan agar dapat diterapkan secara lebih luas di seluruh Indonesia. “Apa yang kita temukan pada hari ini di Kalimantan Selatan ini akan kita usulkan kepada Menteri Imipas untuk menjadikan role model agar seluruh lapas di Indonesia melakukan yang sama seperti yang dilakukan di Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (Tim Redaksi)

