“Insya Allah tidak ada lagi pungli-pungli atau manipulasi seperti itu. Mudah-mudahan semua SKPD terkait melakukannya sesuai dengan aturan,” katanya.
Subki juga mengingatkan jajaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta, suku dinas pendidikan, hingga kepala sekolah agar menjalankan tugasnya secara profesional dan tidak melakukan tindakan yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat.
“Seluruh pelaksanaan SPMB mulai dari Dinas Pendidikan, sudin-sudin yang ada di DKI Jakarta, termasuk kepala-kepala sekolah, mudah-mudahan semuanya melakukannya sesuai dengan aturan. Hal-hal yang terkait aturan itu harus diperhatikan dengan baik. Tidak ada permainan yang kira-kira tidak elok,” tegasnya.
Sebagai bentuk pengawasan, Komisi E DPRD DKI Jakarta akan turun langsung ke lapangan untuk memantau jalannya proses penerimaan siswa baru. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan seluruh tahapan SPMB berjalan transparan, adil, dan bebas dari penyimpangan.
“Pasti kita akan melakukan pemantauan dan tinjau di lapangan nanti. Harus dong, supaya semuanya dipastikan berjalan dengan baik,” tandas Subki.
