IPOL.ID – Intermittent Fasting (IF) atau puasa intermiten menjadi salah satu metode diet yang semakin populer di kalangan masyarakat. Berbeda dengan diet yang fokus pada pembatasan jenis makanan, IF lebih menekankan pada pengaturan waktu makan dan waktu berpuasa.
Metode ini dipercaya dapat membantu menurunkan berat badan sekaligus memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh jika dilakukan dengan benar.
Apa Itu Diet Intermittent Fasting?
Intermittent Fasting adalah pola makan yang mengatur siklus antara waktu makan dan waktu berpuasa. Selama periode puasa, seseorang tidak mengonsumsi makanan berkalori dan hanya diperbolehkan minum air putih, teh tanpa gula, atau kopi tanpa pemanis.
Salah satu metode yang paling populer adalah pola 16:8, yaitu berpuasa selama 16 jam dan makan dalam jendela waktu 8 jam. Misalnya, seseorang hanya makan dari pukul 12.00 hingga 20.00, kemudian berpuasa hingga keesokan harinya.
Selain 16:8, terdapat beberapa metode IF lainnya, seperti:
1. 12:12: Puasa 12 jam, makan 12 jam.
