Dicky menjelaskan bahwa perempuan bukan hanya pengelola rumah tangga, tetapi juga penggerak ekonomi. Dengan memperkuat literasi keuangan perempuan, kita memperkuat ekonomi keluarga hingga tingkat nasional.
OJK, lanjut Dicky, mendorong ibu-ibu PKK tidak hanya memahami, namun juga dapat menjadi duta literasi keuangan agar dapat menularkan kebiasaan mengelola keuangan secara bijak kepada keluarga dan masyarakat sekitar di lingkungannya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum TP-PKK Tri Tito Karnavian menyampaikan apresiasi kepada OJK atas inisiatif dalam memberdayakan para ibu di seluruh Indonesia, melalui kegiatan edukasi keuangan yang sangat penting bagi perempuan.
“Literasi keuangan adalah fondasi penting bagi kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Dengan pemahaman yang baik, perempuan menjadi lebih tangguh dalam mengelola keuangan dan terhindar dari praktik keuangan ilegal,” ujar Tri Tito Karnavian.
Ia berharap edukasi keuangan terus diperluas hingga menjangkau perempuan dan masyarakat di daerah agar manfaatnya dirasakan secara merata, dan perempuan dapat menjadi garda terdepan dalam menyampaikan edukasi pengelolaan keuangan, dimulai dari keluarga hingga lingkungan sekitar.
