Sementara itu, Priambudi Pujihatma selaku VP Reliability & Asset Integrity Management, PT Pertamina New and Renewable Energy, membagikan pengalaman yang terjadi secara langsung di lapangan pada proyek microgrid di daerah kepulauan dan wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) dan Charlie selaku Managing Director PT Roche Energi Powerindo.
Sesi summit ditutup dengan pembahasan skema pendanaan berkelanjutan bertema “Project & Investment Roundtable from Pilot Projects to Scaled Deployment – Financing and Partnership Models in Indonesia”.
Rene Duan selaku Secretary General EESA membagikan pengalaman Tiongkok dalam mengembangkan model pembiayaan proyek penyimpanan energi skala besar.
Kelayakan proyek dan manajemen risiko investasi dipaparkan oleh Rendra Firmansyah selaku VP Business Development Management PLN (Persero) beserta Jessica Rolindrawan selaku Direktur PT Alam Energy Renewables.
Kesiapan proyek untuk memperoleh pendanaan internasional diulas oleh Woo Yong Lee selaku Investment Officer International Finance Corporation (IFC), serta Jassen selaku Regional Sales Director Asia Pacific Region Xi’an JDEnergy Co., Ltd. yang membahas struktur kemitraan yang ideal.
Rene Duan selaku Secretary General EESA menyampaikan apresiasinya atas kehadiran para regulator, praktisi, dan pelaku industri yang hadir dan berbagi wawasan dalam EESA Summit Indonesia kali ini.
“Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam mengembangkan energi bersih. Melalui EESA Summit Indonesia ini, kami berkomitmen untuk terus menjadi jembatan kerja sama antara Tiongkok dan Indonesia sehingga dapat mewujudkan sistem energi masa depan yang andal dan ramah lingkungan,” ujar Rene.
Melalui sinergi yang tercipta dalam EESA Summit Indonesia 2026, kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak bagi kemandirian energi nasional.
Pemanfaatan teknologi penyimpanan energi dari Tiongkok diharapkan mampu menjadi solusi teknis sekaligus langkah strategis bersama dalam memperkuat infrastruktur pasokan listrik yang bersih, stabil, dan berkelanjutan di seluruh wilayah kepulauan Indonesia. (Rian/Irma)
