Untuk menjaga daya saing di tengah kondisi tersebut, Perseroan terus menjalankan berbagai strategi, mulai dari inovasi produk, peningkatan efisiensi operasional, pengendalian biaya produksi, hingga menjaga harga jual yang kompetitif tanpa mengurangi kualitas produk. Strategi ini menjadi fondasi penting dalam mempertahankan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas jangkauan pasar domestik dan internasional.
Harga kopi dan coklat yang sudah mulai menurun pada tahun 2026 memberikan harapan adanya peningkatan margin pada tahun 2026, Komposisi Penjualan eksport Perseroan yang signifikan dan memiliki banyak negara tujuan mendukung Perseroan untuk terus bertumbah dengan stabil. Perseroan memandang prospek industri makanan dan minuman masih tetap positif, didukung oleh stabilnya konsumsi rumah tangga dan permintaan pasar ekspor yang terus terjaga. Namun demikian, Perseroan tetap mencermati berbagai tantangan global yang berpotensi memengaruhi rantai pasok, biaya logistik, dan harga komoditas.
“Kami akan terus memperkuat inovasi, menjaga efisiensi operasional, memastikan ketersediaan bahan baku, serta memperluas pasar di dalam dan luar negeri. Dengan strategi yang adaptatif dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis dapat terus meningkatkan daya saing dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Wardhana.
