Raymond/Joaquin yang bermain agresif, terus melancarkan serangan demi serangan untuk menembus pertahanan Hoki/Kobayashi. Upaya mereka berhasil, Raymond/Joaquin memperpanjang nafas hingga game ketiga.
Sempat tertinggal jauh di game ketiga, lagi-lagi Raymond/Joaquin mampu membalikkan keadaan. Fokus Hoki/Kobayashi juga mulai terganggu, beberapa kali mereka melakukan kesalahan-kesalahan sendiri. Joaquin juga memuji servis Raymond yang menyumbang banyak poin di game penentuan.
“Servis itu menurut saya hal-hal kecil yang kelihatannya sepele, tapi penting banget. Apalagi di game ketiga tadi, kami sempat ketinggalan jauh dari 13-18 langsung 19-19 langsung balik unggul kan. Jadi memang kelihatannya sepele tapi benar-benar hal yang penting banget. Jadi kalau servisnya sudah bagus, untuk menguasai permainan akan lebih jauh lebih gampang,” kata Joaquin yang menyebut servis Raymond dengan sebutan ‘gacor’.
Dari segi persiapan, Raymond/Joaquin kali ini lebih siap. Mereka sudah mengantisipasi arah angin, cahaya lampu dan bagaimana beradaptasi di lapangan satu yang akan menjadi tempat mereka bertanding di babak perempat final.
