IPOl.ID – Pemerintah mulai membenahi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Badan Gizi Nasional (BGN) kini memverifikasi data 63 juta penerima manfaat sekaligus menyiapkan perubahan skema insentif bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar penyaluran program lebih tepat sasaran dan adil.
Langkah tersebut disampaikan Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari usai mengikuti rapat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7/2026). Menurutnya, validasi data menjadi pekerjaan utama agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
“Yang pertama kami perbaiki, apakah data 63 juta itu benar atau tidak. Setelah itu kami lihat siapa yang memang harus menerima, daerah mana yang harus diprioritaskan, dan anak-anak mana yang harus lebih dulu mendapatkan manfaat,” ujar Agustina.
Ia menegaskan, ketepatan data menjadi kunci keberhasilan Program MBG. Dengan data yang valid, pemerintah dapat memastikan distribusi makanan bergizi dilakukan secara tepat sasaran dan menjangkau kelompok yang paling membutuhkan.
