“Rumah aman belum semua, pembentukan LPSK di perwakilan di sana juga belum, karena itu harus ada seleksi, harus ada hitungan lagi untuk pengangkatan dan lain-lain. Namun kami memahami bahwa ini masa transisi, jadi apa pun yang saat ini ada kita terima dulu sebagai sebuah awal yang baik,” jelas Tonny.
Mengenai detail nominal, Tonny sepakat bahwa pagu indikatif awal sebesar Rp130 miliar memang terhitung sangat kecil untuk mendukung amanat undang-undang yang baru. Oleh karena itu, ia menyetujui usulan penambahan anggaran agar total dana operasional LPSK bisa menyentuh angka sekitar Rp392 miliar demi mengoptimalkan program perlindungan di berbagai wilayah.
“Pagu indikatif dari Rp130 miliar ini memang sangat kecil dan kami dari Partai NasDem menyetujui untuk usulan tambahan anggaran berdasarkan rincian di sini sebesar Rp262 miliar, sehingga total yang diajukan menjadi Rp392 miliar,” pungkasnya. (Tim Redaksi)

