Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Harga Kedelai Naik Imbas Rupiah Melemah, Perajin Tempe di Tangerang Terpaksa Kurangi Produksi
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Harga Kedelai Naik Imbas Rupiah Melemah, Perajin Tempe di Tangerang Terpaksa Kurangi Produksi
HeadlineJabodetabek

Harga Kedelai Naik Imbas Rupiah Melemah, Perajin Tempe di Tangerang Terpaksa Kurangi Produksi

Bambang
Bambang Published 12 Jun 2026, 15:59
Share
2 Min Read
IMG 20260612 WA0077
Ilustrasi perajin perkecil ukuran tempe imbas harga kedelai terus meroket. Foto: Istock @Mullika Charoensuk
SHARE

IPOL.ID- Kenaikan harga kedelai yang dipicu melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai memberikan tekanan kepada pelaku usaha tempe di Kabupaten Tangerang, Banten. Kondisi tersebut membuat biaya produksi membengkak dan memaksa perajin melakukan sejumlah penyesuaian agar usaha tetap berjalan.

Hapid (55), perajin tempe asal Kecamatan Curug, mengungkapkan bahwa usaha yang telah digelutinya selama puluhan tahun kini menghadapi tantangan yang tidak ringan. Menurutnya, harga bahan baku utama terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Ia menyebut harga kedelai yang sebelumnya berkisar Rp9.000 per kilogram kini telah mencapai Rp11.000 hingga Rp12.000 per kilogram. Karena sebagian besar kedelai masih berasal dari impor, perubahan nilai tukar rupiah ikut memengaruhi harga yang harus dibayar para perajin.

Tidak hanya kedelai, biaya kebutuhan produksi lainnya seperti plastik pembungkus juga mengalami kenaikan. Akibatnya, pengeluaran untuk menjalankan usaha menjadi jauh lebih besar dibanding sebelumnya.

12Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Harga Kedelai Naik, Imbas Rupiah Melemah, Perajin Tempe di Tangerang, Terpaksa Kurangi Produksi
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Wamenkop Farida mengapresiasi kegiatan sebagai sokongan untuk gerakan koperasi dan memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan. Foto: Dok Humas Wamenkop Ajak DEKOPINWIL Jatim Jadi Mitra Strategis Kawal Kemajuan Kopdes Merah Putih
Next Article IMG 20260612 WA0080 Mahasiswa Jalan Kaki ke Bundaran HI Usai Kendaraan Tertahan, Sampaikan Sejumlah Tuntutan

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260727 WA0023
HeadlineNews

Tragis! Dua Anak Tewas Terjebak Saat Rumah di Pulomas Dilalap Api

Hukum
KOSMAK Desak Presiden Bentuk Tim Penyidik Independen, Usut Dugaan Pemerasan dan Penyuapan Febrie Adriansyah
27 Jul 2026, 11:45
HeadlineOlahraga
Piala AFF 2026: Indonesia Vs Kamboja, John Herdman: Kami Tak Pandang Sebelah Mata!
27 Jul 2026, 10:11
Jakarta Raya
LPMAK Soroti Penurunan Harta Kekayaan Wali Kota Jakarta Pusat hingga 63,58 Persen di e-LHKPN
27 Jul 2026, 13:10
BNIEkonomi
BNI Perkuat Ekosistem Keuangan Digital lewat API dan BNIdirect
27 Jul 2026, 10:55
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?