Utilisasi industri pengolahan susu nasional saat ini berada pada angka 72 persen. Kondisi tersebut menunjukkan masih besarnya ruang pengembangan industri susu nasional. Jika konsumsi susu masyarakat Indonesia meningkat hingga kisaran 23 liter per kapita per tahun, maka utilisasi industri pengolahan susu nasional diproyeksikan dapat meningkat hingga 95 persen, sekaligus membuka peluang peningkatan investasi dan penguatan ekosistem industri susu nasional dari hulu hingga hilir.
Plt. Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional, Dr. Gunalan, AP., M.Si., menyampaikan bahwa edukasi konsumsi susu sejak dini menjadi langkah penting untuk membangun kebiasaan hidup sehat anak Indonesia dan keluarganya.
Sementara itu, Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Kementerian Pertanian RI, Dr. drh. Makmun, M.Sc., menekankan pentingnya penghargaan terhadap peternak sapi perah lokal sebagai bagian penting dalam rantai pasok pangan nasional.
Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian RI, Merrijantij Punguan Pintari, menyampaikan bahwa industri susu nasional memiliki potensi besar untuk terus berkembang melalui inovasi produk dan penguatan rantai pasok nasional.
