Menjadi juara dunia merupakan prestasi puncak seorang atlet. Namun, Atlet Indonesia, Putra Tri Ramadani, yang baru saja meraih juara dunia Panjang tebing, tidak mau cepat berpuas diri. Putra berhasil mengukir sejarah menjadi atlet tanah air pertama yang mampu mendapatkan medali emas panjat tebing nomor lead di World Climbing Series.
Pencapaian itu diraih Putra, yang akrab disapa Srondeng, pada seri Praha 2026, Ceko, Senin dini hari WIB. “Ini adalah final kedua saya dan emas pertama, tentu sangat bahagia karena rute di final sangat sulit terutama di bagian atas sampai tangan saya pump (kelelahan mencengkeram),” kata Putra.
Dia menegaskan, emas tersebut menjadi tambahan motivasi untuk semakin berprestasi guna mengharumkan nama bangsa dan negara. Putra menilai masih banyak aspek yang perlu dibenahi agar penampilannya lebih konsisten dalam kompetisi level dunia, meski berhasil mempersembahkan medali emas yang bersejarah bagi Indonesia.
Dia menyatakan, jalur yang disiapkan pada babak final memiliki tingkat kesulitan tinggi, sehingga menuntut fokus serta daya tahan tubuh yang kuat. “Pekerjaan rumahnya adalah saat orientasi jalur dan mengatasi rasa grogi,” pungkasnya. (ahmad)
