“Ketika bicara kemajuan, tinjauannya dalam multi aspek. Aspek kota global, pusat perekonomian nasional, halaman depan Indonesia, kota multikultur, kota perjuangan nasional, dan berbagai aspek lainnya,” ujarnya.
Rio mengatakan, untuk mencapai target tersebut diperlukan proses pembangunan yang berkelanjutan. Menurutnya, kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno harus mampu menghubungkan program pembangunan yang telah berjalan dengan rencana-rencana pembangunan sebelumnya.
“Pembaruan rancangan pembangunan tidak akan berhasil jika tidak terkoneksi dengan rancangan pembangunan yang sudah ada sebelumnya. Tujuannya tetap sama, yakni kemajuan Jakarta dalam berbagai aspek,” katanya.
Selain kemajuan kota, Rio menegaskan tantangan kedua yang tidak kalah penting adalah mengatasi kesenjangan sosial yang masih menjadi persoalan di Jakarta.
Ia menilai tingginya kesenjangan sosial merupakan realitas yang masih terlihat di Ibu Kota dan perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

