Di final, semangat juang para pemain Indonesia tetap menyala. Permainan kolektif, disiplin, dan penuh determinasi yang ditunjukkan skuad Garuda membuat nama Indonesia semakin diperhitungkan dalam peta sepak bola FA7 dunia.
Momen berkumandangnya lagu Indonesia Raya di hadapan publik internasional menjadi simbol kebanggaan tersendiri bagi seluruh rakyat Indonesia.
Presiden FA7 Indonesia, Raden Bambang Pramukantoro, mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan atas pencapaian bersejarah tersebut.
“Pencapaian Timnas Indonesia menjadi juara dua atau runner-up sudah sangat luar biasa di Piala Dunia IFA7 World Championship ini.
“Berkat kasih karunia Tuhan, Bangsa Indonesia masih diberikan kesempatan untuk tampil di Piala Dunia,” ujarnya kepada media.
Menurutnya, keberhasilan meraih medali perak ini menjadi persembahan spesial bagi seluruh rakyat Indonesia yang sedang memperingati Hari Lahir Pancasila.
“Kami persembahkan kemenangan ini kepada Bangsa Indonesia sebagai hadiah Hari Lahir Pancasila yang tepat di hari ini, 1 Juni,” katanya.
