Fraksi NasDem juga meminta penjelasan rinci mengenai Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025.
SiLPA dapat menunjukkan kehati-hatian fiskal. Namun bisa mengindikasikan program belum terlaksana secara optimal.
“Fraksi NasDem berharap, Pemprov DKI Jakarta memperbaiki tata kelola pendapatan, penganggaran, serta sistem monitoring program. Dengan begitu, APBD tidak hanya akuntabel secara administratif, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tandasnya.(Sofian)
