Program nuklir Iran akan dibahas dalam masa negosiasi selama 60 hari. Washington menginginkan pembongkaran program nuklir Iran dan pemusnahan cadangan uranium yang telah diperkaya tinggi.
Namun Araqchi menegaskan Iran ingin tetap mempertahankan uranium tersebut dalam bentuk yang telah diencerkan.
Perkembangan menuju kesepakatan itu disambut positif pasar global. Harga minyak mentah Brent turun lebih dari 3 persen ke level terendah dalam hampir dua bulan terakhir, sementara bursa saham dunia menguat seiring meningkatnya harapan berakhirnya konflik di kawasan Teluk.
Meski demikian, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan negaranya tidak akan menjadi bagian dari kesepakatan tersebut. Israel juga menyatakan tetap mempertahankan kebebasan bertindak terhadap ancaman yang dianggap membahayakan keamanan negaranya. (bam)
