Seluruh rangkaian kemudian ditutup di Bali melalui kegiatan jejaring bisnis dan pertemuan potensial dengan pelaku industri pariwisata nasional dalam BBTF 2026 yang berlangsung pada 28–30 Mei 2026.
Mengusung tema #GoBeyondOrdinary, para peserta tidak hanya diajak mengunjungi destinasi wisata, tetapi juga merasakan langsung cerita, nilai, budaya, dan keunikan yang menjadi daya tarik utama Indonesia di mata wisatawan mancanegara.
Made mengatakan, Indonesia menawarkan pengalaman wisata yang sangat beragam, mulai dari wisata budaya, wisata alam, gastronomi, wisata kebugaran (wellness tourism), hingga wisata bahari (marine tourism).
“Melalui program ini kami juga memperkenalkan konsep quality tourism, yaitu pariwisata yang memberikan nilai tambah, berdampak positif bagi masyarakat, dan berkelanjutan bagi destinasi,” katanya.
Pelaksanaan Mega FAM Trip BBTF 2026 merupakan wujud nyata strategi pemasaran kolaboratif (collaborative marketing) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan pariwisata.
Made menjelaskan, sinergi antara Kementerian Pariwisata dengan berbagai mitra menjadi faktor penting dalam menghadirkan pengalaman yang komprehensif bagi para peserta.
