“Jakarta Barat tidak seseram itu. Banyak wilayah yang sangat aman dan masyarakatnya hidup dengan nyaman. Memang ada beberapa daerah tertentu yang perlu penanganan khusus, tetapi tidak bisa digeneralisasi bahwa seluruh Jakarta Barat identik dengan kriminalitas,” katanya.
Anggota DPRD DKI 3 periode itu menegaskan dirinya tidak setuju jika Jakarta Barat disamakan dengan Gotham City karena selama ini dapat beraktivitas dan bersosialisasi dengan baik di wilayah tersebut.
“Saya tidak setuju kalau Jakarta Barat dipersamakan dengan Gotham City. Saya sendiri merasa nyaman berkegiatan dan bersosialisasi di Jakarta Barat,” ujarnya.
Meski demikian, Ruslan mengakui penguatan sinergi tiga pilar, yakni pemerintah, TNI, dan Polri, tetap diperlukan untuk mengantisipasi tindak kriminalitas. Ia menilai upaya deteksi dini dan pencegahan harus terus ditingkatkan agar berbagai potensi gangguan keamanan dapat diatasi sejak awal.
Sebagai contoh, Ruslan menyebut warga di RW 11 Kelurahan Kalideres telah mengaktifkan kembali kegiatan siskamling dan Jam Belajar Malam (JBM) sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
