“Atas nama keluarga besar Kementerian Haji dan Umrah, kami memohon maaf apabila dalam proses layanan masih terdapat kendala dan kekurangan. Kami telah berusaha memberikan yang terbaik,” ujarnya.
“Mungkin ada layanan yang terlambat, kasur yang kurang empuk, atau tenda yang terasa sesak. Semua itu menjadi bagian dari kekurangan yang kami mohonkan maaf sebesar-besarnya,” katanya.
Menhaj juga mengalungkan syal secara simbolis kepada perwakilan jemaah yang akan kembali ke Tanah Air. Momen tersebut disambut hangat jemaah. Sejumlah jemaah juga tampak antusias bersalaman dan berfoto bersama Menhaj sebelum memasuki area keberangkatan. (far)
