Selain memastikan dukungan pembiayaan, pertemuan tersebut juga menghasilkan perkembangan positif terkait rencana AIIB membuka kantor perwakilan di Jakarta. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kemitraan strategis kedua pihak dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan proyek-proyek pembangunan di Indonesia.
“AIIB juga berminat untuk membangun semacam kantor cabang di Jakarta. Kita tentu menyambut baik niat tersebut dan saya berharap pada Juni tahun depan kantornya sudah berdiri,” jelas Menkeu.
Dalam pertemuan tersebut, AIIB juga menegaskan pandangan positifnya terhadap kondisi fiskal Indonesia. Menurut Menteri Keuangan, lembaga tersebut tetap menaruh keyakinan besar terhadap kemampuan Pemerintah menjaga stabilitas fiskal sekaligus mendorong pembangunan.
“Mereka tidak ada masalah dengan fiskal Indonesia. Mereka yakin dengan kredibilitas dan kreativitas fiskal kita,” tegasnya.
Hasil pertemuan ini mempertegas bahwa di tengah tantangan global yang masih berlangsung, Indonesia tetap mampu menjaga kepercayaan mitra pembangunan internasional melalui pengelolaan fiskal yang kredibel, inovatif, dan berkelanjutan. (ahmad)

