Todotua Pasaribu sendiri saat ini menjabat Wakil Menteri (Wamen) Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Di ranah olahraga, pria 46 tahun ini dikenal aktif dalam pengembangan ekosistem olahraga terutama bola basket. Di antaranya lewat pendirian klub profesional Kesatria Bengawan Solo dan juga aktif dalam Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi).
Melihat pengalaman dan sepak terjang Todotua selama ini, menpora Erick yakin kepemimpinan sang Cdm akan membawa atmosfer positif ke dalam kontingen agar terus termotivasi dan terjaga semangatnya untuk memberikan yang terbaik demi bangsa.
“Saya meyakini Bapak Todotua Pasaribu memiliki kapasitas kepemimpinan, kemampuan koordinasi lintas sektor, serta pengalaman manajerial yang sangat dibutuhkan untuk mendukung kesiapan kontingen Indonesia. Peran CdM tidak hanya hadir saat pertandingan berlangsung, tetapi juga memastikan seluruh proses persiapan, pelayanan, dan kebutuhan atlet dapat berjalan secara optimal,” tambah Menpora.

