Menurut Munjirin, di kantornya terdapat tempat pilah sampah seperti wadah untuk botol, kertas, kardus dan lainnya.
Saat ini, pihaknya juga tengah menggencarkan pengumpulan minyak jelantah dan bakal diolah kembali menjadi nilai ekonomi seperti menjadi biodiesel.
“Jadi satu minggu sekali itu membawa minyak jelantah untuk ditampung di kantor Walikota Jakarta Timur, yang selanjutnya kita bekerja sama dengan Yayasan Rumah Kutub untuk diambil dan ditampung oleh mereka,” katanya.
Munjirin juga menyerahkan penghargaan kepada salah satu warga Cakung, bernama Santi karena telah membantu menjalankan program pilah sampah di lingkungannya.
Dia berharap, penghargaan itu sebagai motivasi bagi seluruh warga untuk menjalani program pilah sampah dengan semangat lagi.
“Kami harap volume sampah bisa berkurang di Jakarta Timur setelah semua warga aktif memilah sampah,” pungkas mantan wali kota Jakarta Selatan. (Joesvicar Iqbal)

