Sementara itu, kebijakan bea masuk nol persen untuk bahan baku plastik, suku cadang pesawat, serta insentif impor LPG dinilai menjadi langkah strategis menjaga keberlangsungan industri nasional meskipun berpotensi mengurangi penerimaan negara
“Meski ada potensi kehilangan pendapatan negara, Pemerintah berani mengambil risiko demi menopang pertumbuhan ekonomi. Ini merupakan sebuah terobosan,” tegasnya.
Cucun meyakini apabila seluruh program dijalankan secara akuntabel dan tepat sasaran, paket stimulus tersebut akan mampu menjaga daya beli masyarakat, meningkatkan aktivitas ekonomi, memperluas kesempatan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. (Tim Redaksi)

