“Saya berharap ini bisa menjadi bekal mereka untuk belajar bagaimana organisasi,” tambahya.
Ia juga menyebut mengelola acara seperti ini tidaklah mudah. “Mudah-mudahan dengan kegiatan ini anak-anak bisa belajar mungkin dari kesalahan, kegagalan, dan sebagainya itu, dan tidak berhenti. Tapi saya harap nanti ke depan akan menjadi penyemangat sehingga bisa menjadi jauh lebih baik kemudian hari,” harapnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah SMA Triguna 1956 Bidang Kesiswaan, Maria Misliani Ulfa menyebut, Tri Art Festival ini bermanfaat bagi para siswa karena semua komponen acara rata-tara dilakukan oleh siswa.
“Kami selaku bapak ibu guru serta seluruh staf karyawan di sekolah itu hanya sebagai fasilitator atau pendamping anak-anak. Jadi ketika anak-anak memiliki kendala ataupun mereka perlu diskusi khusus terkait pelaksanaan kegiatan yang akan mereka jalankan, baru kita sebagai sekolah akan memfasilitasi,” paparnya.
Senada dengan Ferbi, Maria berharap mudah-mudahan para siswa dapat memanfaatkan kegiatan tiap tahun ini untuk mengembangkan diri mereka.
