Dalam diskusi itu, Prabowo mempertanyakan mengapa RI belum mampu memproduksi benih gandum sendiri, masih mengimpor gandum, hingga produktivitas kelapa sawit yang dinilai masih tertinggal dibanding Malaysia.
“Saya tanya profesor-profesor IPB, kenapa kita tidak bisa punya benih gandum? Kenapa kita harus impor gandum? Saya tanya kenapa kelapa sawit per hektare di Malaysia produktivitasnya lebih dari kita? Kenapa?” ujarnya.
Ia mengaku heran Indonesia yang telah merdeka selama puluhan tahun masih belum sepenuhnya mandiri dalam membangun industri nasional.
“Saya selalu minta mereka, kenapa Indonesia setelah 81 tahun tidak bisa bikin mobil buatan sendiri?” katanya.
Meski demikian, Sang Kepala Negara menilai Indonesia mulai bergerak menuju kemandirian industri otomotif.
Ia mengaku memiliki kepuasan tersendiri karena setelah dilantik sebagai presiden, dirinya dapat menggunakan Maung MV3 Garuda Limousine, kendaraan kepresidenan produksi Pindad yang didesain dan dirakit di Indonesia.
Menurut Prabowo, Maung MV3 Garuda Limousine memang belum sepenuhnya menggunakan komponen lokal. Namun, ia mengatakan tidak ada mobil di dunia yang seluruh komponennya berasal dari satu negara.

