Di game penentuan, Raymond/Joaquin masih belum bisa keluar dari tekanan, mereka terus tertinggal jauh di perolehan angka.
“Lawan adalah pemain yang pengalamannya banyak ya di turnamen-turnamen besar. Mungkin kami harus lebih waspada lagi untuk game game berikutnya, konsentrasi lebih ditambah lagi apalagi posisinya kami sudah memimpin duluan di game pertama dan kedua,” ujar Raymond.
Raymond/Joaquin memetik banyak pelajaran berharga dari capaian mereka ke final turnamen level Super 1000 kali ini. Khususnya mempertahankan momentum saat unggul dan fokus selama pertandingan. Kekalahan Raymon/Joaquin membuat Indonesia gagal merebut gelar di rumah sendiri. (bam)
(bam)
