Pernyataan tersebut menunjukkan pelaksanaan fungsi pengawasan DPR RI sebagaimana diamanatkan konstitusi, terutama dalam memastikan lembaga-lembaga sektor keuangan menjalankan tugasnya secara akuntabel demi menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.
Dalam kesempatan itu, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Friderica Widyasari Dewi, mengumumkan tujuh direktur BEI yang telah lolos proses fit and proper test OJK dari total 28 kandidat yang diajukan melalui empat paket calon direksi.
Mereka adalah Jeffrey Hendrik sebagai Direktur Utama, Saidu sebagai Direktur Penilaian Perusahaan, Munim sebagai Direktur Teknologi Informasi, Umi Kulsum sebagai Direktur Keuangan dan SDM, Iding Pardi sebagai Direktur Pengembangan, Yulianto Aji Sadono sebagai Direktur Pengawasan, serta Irfan Susandi sebagai Direktur Perdagangan.
Friderica menegaskan bahwa direksi baru tersebut diminta untuk melanjutkan reformasi integritas pasar modal yang selama beberapa bulan terakhir menjadi fokus pembenahan regulator. Menurutnya, penguatan tata kelola merupakan kunci agar pasar modal Indonesia semakin dipercaya investor domestik maupun global.

