Pengemudi terjatuh ke sisi kanan jalan, sementara korban yang dibonceng terlempar ke sisi kiri. Nahas, saat bersamaan sebuah bus sekolah melintas dan melindas korban hingga meninggal dunia di lokasi kejadian meski korban diketahui mengenakan helm.
Pascakejadian, kepolisian memanggil PT PLN (Persero) untuk meminta keterangan guna memastikan kepemilikan kabel yang diduga menjadi penyebab kecelakaan tersebut.
Sementara, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebut kabel yang diduga menyebabkan kecelakaan hingga merenggut nyawa korban merupakan kabel milik PLN yang terputus.
“Intinya memang itu terjadi dan kabel yang terpotong dari PLN,” ungkap Pramono.
Hingga saat ini, penyelidikan terkait insiden tersebut masih berlangsung guna memastikan pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan kabel yang diduga menjadi penyebab kecelakaan. Tragedi yang merenggut nyawa siswi SMAN 6 Jakarta itu pun menjadi alarm keras bagi pengelolaan infrastruktur utilitas di Ibu Kota.
Pemerintah dan pemilik utilitas didesak tidak hanya mengungkap penyebab kejadian, tetapi juga segera melakukan pembenahan menyeluruh agar kabel-kabel semrawut yang selama ini dianggap persoalan biasa tidak kembali memakan korban jiwa. (Joesvicar Iqbal)

