“Menyikapi beredarnya video dan foto di media sosial yang dikaitkan dengan dugaan perilaku LGBT seorang prajurit, TNI AD telah melakukan pendalaman secara menyeluruh melalui pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait, saksi, pemeriksaan kesehatan jiwa dan fisik, pemeriksaan Mental Ideologi serta penelusuran jejak digital,” papar Donny dalam keterangannya, Minggu (7/6).
Nah, dari seluruh rangkaian pengujian tersebut, TNI AD memastikan tidak ada satu pun indikasi yang mengarah pada pelanggaran norma susila.
“Berdasarkan seluruh hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan bukti yang menunjukkan adanya hubungan romantis, hubungan seksual sesama jenis, maupun keterlibatan prajurit yang bersangkutan dalam perilaku LGBT sebagaimana yang dituduhkan dalam narasi yang beredar di media sosial,” katanya.
Ia menjelaskan, konten yang viral berasal dari unggahan seorang warga sipil yang berteman dengan prajurit tersebut. Namun, unggahan itu kemudian berkembang menjadi spekulasi publik di media sosial.
“Keterangan saksi, hasil pemeriksaan kesehatan, serta penelusuran jejak digital secara konsisten tidak menemukan indikasi adanya perilaku menyimpang sebagaimana yang dituduhkan,” tegasnya.
