Tak lama kemudian, pria tersebut terlihat bersimpuh dan bersujud di hadapan peserta yang hadir. Ia mengaku sangat malu dan terpukul atas peristiwa yang menimpa keluarganya.
“Malu saya, malu. Ini aib buat keluarga kami,” katanya sambil menangis.
Dalam potongan video lain yang beredar, ayah mahasiswa tersebut mengungkapkan bahwa setiap hari dirinya mengantarkan sang anak ke stasiun dan selalu mendoakan yang terbaik. Namun, ia mengaku tidak menyangka harus menghadapi situasi yang menurutnya sangat memalukan bagi keluarga.
Pemandangan itu membuat sejumlah mahasiswa yang berada di lokasi ikut tersentuh. Beberapa di antaranya terdengar memberikan dukungan moral kepada pria tersebut.
“Yang tegar Pak,” teriak sejumlah mahasiswa.
Sementara itu, pihak PNJ membenarkan adanya insiden yang melibatkan seorang mahasiswa aktif dan seorang pihak eksternal di lingkungan kampus. Humas PNJ, Soraya Alpina, mengatakan kampus telah mengambil langkah pengamanan serta melakukan klarifikasi terhadap pihak yang terlibat.
