“Regional Jakarta ini merupakan peserta terbanyak dibanding tiga regional lainnya. Ada 16 tim untuk U-15 dan 10 tim di U18. Sementara dari segi kualitas kami melihat dari pekan pertama sampai saat ini sangat jauh meningkat. Karena setiap pekan mereka bertanding, dan sebelum
pertandingan berlatih tiga sampai empat kali. Menjalani kompetisi liga selama kurang lebih enam bulan tentu bukan hal yang mudah. Kami melihat semangat, daya juang, dan komitmen uang luar biasa dari para atlet. Pengalaman seperti ini sangat penting untuk membentuk
kemampuan teknis, karakter, disiplin, dan mental juara yang dibutuhkan untuk menjadi pesepakbola profesional di masa depan,” ujar Teddy.
Teddy melanjutkan, bahwa Bakti Olahraga Djarum Foundation berkomitmen memperkuat ekosistem sepak bola putri Indonesia melalui rangkaian kompetisi yang saling terhubung dan berkesinambungan. Dimulai dari MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025-2026 (23-28 Juni), berlanjut ke HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 (5-12 Juli), dan ditutup dengan Srikandi Merdeka Cup (14-23 Agustus) yang akan diikuti negara-negara Asia seperti Yordania, Malaysia, Filipina, Arab Saudi, Singapura, Thailand, dan Indonesia. Dirinya berharap kolaborasi yang telah terjalin dengan PSSI maupun pihak terkait dapat terus berlanjut untuk mendorong kemajuan sepak bola putri Indonesia.
