MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior merupakan fase lanjutan yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dalam mengembangkan potensi cabang olahraga panahan
Indonesia. Sebelumnya, berkolaborasi dengan Perpani Kudus, setiap tahun juga
diselenggarakan MilkLife Archery Challenge yang menyasar pelajar Madrasah Ibtidaiyah (MI)dan Sekolah Dasar (SD) untuk wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.
“Dengan adanya MilkLife Soccer Challenge untuk level pelajar SD dan MI serta Kejurnas Junior, kami berupaya membangun fondasi pembinaan panahan berjenjang yang diharapkan dapat
menemukan bibit-bibit berkualitas, sehingga cabor ini dapat berbicara banyak di level Internasional. Semoga kita dapat melahirkan srikandi-srikandi baru seperti era Tiga Srikandi yang pernah meraih medali perak di Olimpiade Seoul, 38 tahun lalu,” ujar Vera.
Pada edisi kali ini, MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2026 mempertandingkan tiga divisi yakni Nasional (U10, U13, U15 dan U18), Recurve (U13, U15 dan U18) dan Compound (U13, U15 dan U18). Seluruh atlet terlebih dulu menjalani babak kualifikasi untuk menentukan
peringkat sebagai dasar penyusunan bagan eliminasi, sebelum bersaing secara head to head hingga partai final. Pada divisi Nasional dan Recurve, pertandingan menggunakan sistem set point dimana para pemanah mengumpulkan poin terbanyak dalam tiga seri demi memastikan langkah ke babak selanjutnya. Adapun divisi Compound, penilaian menggunakan akumulasi
skor terbanyak dari lima seri untuk menentukan pemenangnya di setiap ba
