Tak hanya dari Kepulauan Riau, motivasi berlaga di MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior juga datang dari Kalimantan Timur. Salah satu pemanah Benua Etam, Khairunnisa, sukses
memborong tiga medali emas dan satu perunggu di divisi Compound U-15 Putri. Pada partai final nomor individu, pemanah berusia 14 tahun itu mengatasi perlawanan Rania Shafiyyah Hannha dari Bengkulu dengan skor 140-134.
Capaian tersebut tak lepas dari kerja keras selama berlatih serta dukungan penuh kedua orang tuanya yang terus meyakinkannya untuk berangkat dan tampil di Kejurnas Junior meski sempat ragu lantaran terkendala biaya.“Aku bersyukur orang tua mendukung penuh dan meyakinkan untuk tampil percaya diri meraih medali emas.
Pengalaman bertanding di MilkLife Archery Kejurnas Junior 2026 juga menyenangkan karena aku bisa bertemu banyak teman baru dari berbagai daerah. Meskitantangan anginnya cukup berat, aku harus tenang dan fokus. Karena olahraga panahan bukanhanya teknik yang penting, tetapi juga mental,” bilang Khairunnisa. (bam)
